Ketika Rakyat Mulai Kehilangan Kepercayaan
Oleh: Laksamana Sukardi Rakyat Indonesia berhak bertanya: apa yang sebenarnya sedang terjadi? Peristiwa yang disaksikan…
Benang Merah Sejarah: Keadilan Tidak Berhenti pada Putusan Tingkat Pertama
Oleh: Laksamana Sukardi Dalam sistem hukum, putusan pengadilan tingkat pertama bukanlah akhir dari segalanya. Ibarat…
Vonis Nadiem Makarim: Ketika Pengadilan Menjadi Ujian Kepastian Hukum Indonesia di Tengah Tekanan Pasar
Oleh: Laksamana Sukardi Tulisan ini berangkat dari satu pemikiran bahwa putusan dalam perkara yang melibatkan…
Pasar Modal Indonesia, MSCI: Masalahnya Kredibilitas, Bukan Status Emerging Market
Oleh: Laksamana Sukardi Tinjauan Market Accessibility Review terbaru dari MSCI yang mempertahankan status Indonesia tetap…
Menafsirkan Pasal 33 untuk Indonesia Maju: Negara sebagai Regulator, Rakyat sebagai Pemilik Kemakmuran
Oleh: Laksamana Sukardi Perdebatan mengenai Pasal 33 UUD 1945 sering terjebak pada pertanyaan: apakah negara…
REPUBLIK YANG TIDAK PERNAH SALAH
(Satire tentang bangsa yang kaya, bahagia, demokratis, dan selalu menemukan penjelasan untuk segala sesuatu kecuali…
ini page 2
(Kasus Tom Lembong dan Hasto Kristianto) DIATAS LANGIT MASIH ADA LANGIT
Oleh: Laksamana Sukardi Masyarakat heboh ketika Presiden Prabowo memberikan Abolisi kepada Tom Lembong dan Amnesti kepada Hasto Kristianto. Heboh, karena…
“Kesalahan Gerakan Reformasi 1998”
Oleh: Laksamana Sukardi Pada saat reformasi kita melakukan banyak perubahan undang-undang dan konstitusi, menciptakan lembaga lembaga baru seperti Mahkamah Konstitusi,…
bhhhhh
Pasar Modal Indonesia, MSCI: Masalahnya Kredibilitas, Bukan Status Emerging Market
Oleh: Laksamana Sukardi Tinjauan Market Accessibility Review terbaru dari MSCI yang mempertahankan status Indonesia tetap dalam klasifikasi Emerging Market membuat…
Hapuskan Unsur “Merugikan Negara” dalam UU Tipikor
Mengembalikan Pemberantasan Korupsi kepada Prinsip Keadilan dan Kepastian Hukum Oleh: Laksamana Sukardi Pemberantasan korupsi merupakan syarat mutlak bagi kemajuan Indonesia….
Koreksi IHSG: Siklus atau Repricing Struktural
Kenapa Bursa Efek Berubah dari Demokratisasi Kepemilikan Menjadi Mesin Valuasi Kekayaan Oleh: Laksamana Sukardi Tujuan filosofis, pasar modal adalah menciptakan…
Ketika Rakyat Mulai Kehilangan Kepercayaan
Oleh: Laksamana Sukardi Rakyat Indonesia berhak bertanya: apa yang sebenarnya sedang terjadi? Peristiwa yang disaksikan publik dalam beberapa hari terakhir…
Ketika Demokrasi Ekonomi Menjatuhkan Vonis
Kehadiran Negara, Kepercayaan Pasar, dan Tantangan Indonesia Oleh: Laksamana Sukardi Keberhasilan suatu negara pada akhirnya tidak hanya ditentukan oleh seberapa…
Perbankan: Kriminalisasi Kredit Macet Justru Merugikan Negara
Oleh: Laksamana Sukardi Agar lebih mudah memahami bahwa kredit macet perbankan bukan tindak pidana korupsi, mari kita lihat sebuah contoh…
Demokrasi: Bukan Hanya Pemilu
Sistem tata kelola politik yang mampu mencegah pemimpin buruk merusak negara. Oleh: Laksamana Sukardi Banyak khalayak yang menganggap demokrasi hanya…
Ketika Rakyat Mulai Kehilangan Kepercayaan
Oleh: Laksamana Sukardi Rakyat Indonesia berhak bertanya: apa yang sebenarnya sedang terjadi? Peristiwa yang disaksikan…
Benang Merah Sejarah: Keadilan Tidak Berhenti pada Putusan Tingkat Pertama
Oleh: Laksamana Sukardi Dalam sistem hukum, putusan pengadilan tingkat pertama bukanlah akhir dari segalanya. Ibarat…
Vonis Nadiem Makarim: Ketika Pengadilan Menjadi Ujian Kepastian Hukum Indonesia di Tengah Tekanan Pasar
Oleh: Laksamana Sukardi Tulisan ini berangkat dari satu pemikiran bahwa putusan dalam perkara yang melibatkan…
Pasar Modal Indonesia, MSCI: Masalahnya Kredibilitas, Bukan Status Emerging Market
Oleh: Laksamana Sukardi Tinjauan Market Accessibility Review terbaru dari MSCI yang mempertahankan status Indonesia tetap…
Menafsirkan Pasal 33 untuk Indonesia Maju: Negara sebagai Regulator, Rakyat sebagai Pemilik Kemakmuran
Oleh: Laksamana Sukardi Perdebatan mengenai Pasal 33 UUD 1945 sering terjebak pada pertanyaan: apakah negara…
REPUBLIK YANG TIDAK PERNAH SALAH
(Satire tentang bangsa yang kaya, bahagia, demokratis, dan selalu menemukan penjelasan untuk segala sesuatu kecuali…
